.
Tampilkan
Hasil Pencarian

Dataset

Ditemukan 28


Peraturan Presiden no. 39 tahun 2019, salah satu penyelenggara Satu Data Indonesia yang bertugas menghasilkan data disebut Produsen Data. Setiap instansi memiliki unit kerja yang menghasilkan data, dan unit kerja tersebut merupakan Produsen Data dalam penyelenggaraan SDI. Produsen Data memiliki peran penting pada tahap pengumpulan data, selanjutnya data yang dihasilkan oleh Produsen Data disampaikan kepada walidata untuk diperiksa sesuai prinsip SDI.

Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Bantul dimulai dari penetapan Peraturan Bupati Nomor 107 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Bantul, tahapan perencanaan data, pengumpulan data, pemeriksaan data, dan penyebarluasan data dengan melibatkan semua perangkat daerah dan Badan Pusat Statistik.

Jumlah Penduduk Kabupaten Bantul Tahun 2021 menurut Badan Pusat Statistik dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan di suatu wilayah. IPM indeks komposit yang disusun dari 4 indikator yang menggambarkan 3 dimensi pembangunan manusia yang paling mendasar. Indikator Angka Harapan Hidup saat lahir mewakili dimensi kesehatan, indikator Rata-rata Lama Sekolah dan indikator Harapan Lama Sekolah mewakili dimensi pengetahuan/pendidikan, dan indikator pengeluaran rill perkapita mewakili dimensi standar hidup layak penduduk. Keberhasilan pembangunan dari ketiga dimensi tersebut secara seimbang akan berpengaruh pada tingginya nilai IPM. Semakin tinggi nilai IPM suatu daerah, menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik. Dari grafik IPM Kabupaten Bantul menunjukkan peningkatan IPM dari tahun 2020 - 2022. Hal tersebut menunjukkan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bantul berdasarkan dimensi indeks pembangunan manusia.

JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program Pemerintah yang bertujuan memberikan kepastian jaminan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh rakyat Indonesia untuk dapat hidup sehat, produktif dan sejahtera. Peserta JKN adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran. Peserta JKN terdiri dari Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Non Penerima Bantuan Iuran (Non PBI).

Jumlah Penduduk Kabupaten Bantul Tahun 2022 dihitung oleh menurut Badan Pusat Statistik menggunakan konsep De Facto dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul menggunakan konsep De Jure.

Destinasi wisata di Kabupaten Bantul terdiri dari beberapa jenis obyek wisata yaitu wisata alam, wisata buatan, cagar budaya/sejarah, dan objek wisata lainnya yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Bantul.

Keberagaman dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Bantul dapat dilihat beberapa macam tempat ibadah yang ada, yakni masjid dan mushola, gereja Kristen, gereja Katolik, serta pura.

Transmigrasi adalah salah satu upaya pemerataan penduduk yang dilakukan dengan cara memindahkan penduduk dari tempat yang padat ke tempat yang jarang penduduknya. Di Kabupaten Bantul, daerah penempatan transmigran tersebar di 9 kecamatan yang terdiri dari 15 Kepala Keluarga.

Kekayaan budaya di Kabupaten Bantul dapat dilihat dari terjaganya desa budaya, kawasan cagar budaya, bangunan cagar budaya, serta cagar budaya yang dilestarikan.